Ciri- Ciri Aplikasi Pinjaman Online Terpercaya

Diposting pada

Waspadai ciri-ciri pinjaman online ilegal

Sebagian perusahaan fintech menawarkan pinjaman online terbaik dengan tanpa mensyaratkan jaminan sehingga memudahkan calon debiturnya, namun kemudahan ini patut diwaspadai juga ya. Hal ini dikarenakan salah satu ciri-ciri perusahaan fintech abal-abal adalah memberikan kemudahan yang beragam.

Nah, buat kamu yang masih awam namun berencana mengajukan pinjaman online pribadi, ada baiknya untuk memperhatikan ciri-ciri perusahaan pinjol ilegal. Pada umumnya, karakteristik mereka seperti berikut.

1. Mengharuskan nasabah mentransfer uang

Beberapa pinjol memang mensyaratkan potongan uang di awal. Namun, kalau pinjol terpercaya dan resmi biasanya uang tersebut dipotong dari total pinjaman. Uang muka itu biasanya digunakan sebagai administrasi, seperti biaya materai, dan biasanya, jumlahnya pun tidak seberapa.

Nah, berbeda dengan pengajuan pinjol ilegal yang justru menerapkan uang muka dengan nominal yang sangat besar. Biasanya nomor rekening tujuan adalah rekening pribadi bukan atas nama perusahaan. Misalkan kamu ingin meminjam uang sebesar Rp50 juta, tetapi diminta uang muka sebesar Rp1 juta atau lebih dengan alasan agar dana yang mau dipinjam cepat cair. Hati-hati bisa-bisa uang Rp1 juta-mu raib.

2. Tidak memiliki alamat kantor dan call center yang jelas.

Ketika kamu mengunjungi situs pinjol yang resmi, tentu bisa dengan mudah mencari nomor kontak yang lengkap agar calon nasabah dapat dengan mudah menghubungi langsung pihak perusahaan. Jika ada pun, identitas tersebut bisa saja palsu, seperti alamat kantor yang tidak jelas, nomor telepon menggunakan ponsel dan alamat email menggunakan alamat pribadi.

3. Tidak transparan

Transparansi merupakan salah satu syarat yang diberikan pemerintah, dalam hal ini, OJK, bagi fintech resmi. Sementara itu, pinjol ilegal biasanya akan menutupi sebisa mungkin informasi yang berhubungan dengan perusahaan mereka. Bahkan gak ada kejelasan terkait bunga hingga biaya-biaya lain. Malahan bunga, biaya, dan denda pinjaman online ilegal biasanya sangat tinggi.

4. Meminta informasi pribadi

Lembaga pinjol terpercaya dan legal biasanya hanya akan meminta informasi seputar nama peminjam, nomor telepon yang aktif dan alamat email. Sekalipun meminta nomor rekening, hanya dibutuhkan untuk mengecek riwayat kredit dan pencairan dana calon peminjam. Jika suatu lembaga pinjol meminta informasi pribadi di luar yang disebutkan tadi, seperti pin ATM, maka ada baiknya untuk diwaspadai dan jangan terlalu cepat untuk memutuskan mengajukan peminjaman uang ke pihak semacam itu.

5. Persyaratan dan persetujuan pinjaman terlalu mudah

Perusahaan fintech lending yang beroperasi sesuai dengan aturan yang berlaku akan memiliki sistem dan strategi mitigasi risiko agar terdapat kepastian dari pembayaran setiap pinjaman. Jika pengajuan pinjaman terlalu mudah disetujui, kamu perlu curiga dan mencari tahu lebih banyak mengenai perusahaan tersebut.

Masyarakat dapat memeriksa status dari perusahaan fintech P2P lending atau pinjaman online di situs resmi Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Jangan sampai biaya untuk merawat atau memperbaiki mobilmu justru menguras tabungan. Manfaatkan asuransi mobil agar kamu terjamin dari tagihan bengkel mahal.

Cara cek pinjaman online terbaik yang terdaftar di OJK

Untuk tahu apakah perusahaan pinjaman online terdaftar di OJK, kamu bisa melakukan beberapa cara, di antaranya:

  • Kunjungi situs resmi OJK untuk mengetahui perkembangan fintech terbaru di Indonesia. Setiap bulan biasanya OJK merilis daftar pinjaman online resmi.
  • Lihat di situs pinjaman online resmi, jika mencantumkan logo OJK di bagian bawah, maka dipastikan perusahaan itu resmi dan terdaftar.
  • Tanyakan melalui kontak OJK 157 atau melalui e-mail konsumen@ojk.go.id.

Itu tadi penjelasan mengenai pinjaman online terbaik dan terdaftar di OJK. Kehadiran pinjol memang mampu membantu dalam mengatasi permasalahan finansial yang terjadi di masyarakat. Namun, kamu harus bijak dan jangan sampai gegabah dalam mengajukan peminjaman uang online, ya. Alih-alih mendapatkan bantuan pelunasan hutang, kamu malah terlilit hutang baru karena dirugikan oleh pinjol ilegal.