Intel dan Xilinx tolak pemboikotan Huawei oleh AS

0
19
Intel dan Xilinx tolak pemboikotan Huawei

Intel dan Xilinx tolak pemboikotan Huawei: Perselisihan antara Huawei dan Amerika Serikat semakin memanas yang berujung pada pemboikotan beberapa raksasa industri teknologi. Beberapa perusahaan dari negeri paman sam (Amerika Serikat) seperti Google, Qualcomm, Synopsys, serta Cadence Design Systems telah memboikot Huawei.

Namun tidak semua perusahaan IT yang berbasis di AS seperti Intel dan Xilinx menentang keputusan AS untuk memboikot Huawei.

Boikot Huawei

Dimuat laman GSMArena, Intel dan Xilinx mendukung tindakan pencabutan gerakan boikot Huawei selama pertemuan dengan Departemen Perdagangan AS yang dilakukan pada akhir Mei lalu. Diketahui bahwa Huawei selama ini menggunakan server cloud terakselerasi dari Xilinx.

Huawei menggunakan server xilinx, guna melakukan pengkodean HEVC real time pada streaming video. Serer ini Juga dapat mempercepat pembelajaran mesin dan analis data puluhan kali lipat 10-50 x.

Tidak hanya Intel dan Xilinx rupanya yang mendukung pencabutan gerakan boikot huawei, Qualcomm juga mendukung pencabutan boikot Huawei. Tahun ini Qualcomm dan Huawei akan menyetujui perjanjian lisensi sementara.

Terkait dengan paten produk Qualcom Seperti Apple, Huawei juga enggan membayar biaya paten. Tetapi kemudian Huawei menyetujui untuk membayar Qualcomm sejumlah USD 150 juta atau setara dengan Rp 2,1 triliun per kuartal.

Bukan hanya memberi dukungan ke Huawei terkait pemboilotan, Intel, Xilinx, dan Qualcomm juga menyatakan bahwa smartphone Huawei, perangkat keras komputer, dan peralatan jaringan produksi huawei aman dan tidak memiliki risiko keamanan.

Perlu diketahui bahwa huawei dituduh memasang alat mata-mata di setiap produk buatanya oleh pemerintah AS yang berujung pemboikotan oleh AS dan Presiden Donald Trump