Panduan Optimasi SEO Channel 7 Langkah Melejitkan Video Youtube Terbaru

panduan optimasi seo channel 7 langkah melejitkan video youtube terbaru 11129
panduan optimasi seo channel 7 langkah melejitkan video youtube terbaru 11129

SEO Youtube Terbaru. Di YouTube Anda harus memenangkan persaingan dalam hasil pencarian video YouTube. Anda harus muncul di bagian atas hasil pencarian YouTube. Bagaimana cara memenangkan kompetisi? Jawabannya adalah SEO YouTube!

Ya, dengan menerapkan SEO YouTube yang tepat, Anda dapat memenangkan persaingan di YouTube dan mendatangkan audiens yang besar. Nah, jika Anda baru saja berkelana ke dunia video sosial YouTube dan berharap mendapat banyak view, simak panduannya di bawah ini.

Apa SEO YouTube itu?

YouTube digunakan untuk platform promosi, pencitraan merek, atau monetisasi serta situs web. Lalu lintas tinggi ke video dan tampilan iklan akan dikonversi menjadi pendapatan dan dapat diambil secara teratur. Jika video memiliki tampilan yang tinggi, pendapatan juga mengikuti. Itu sebabnya Anda perlu melakukan optimasi SEO YouTube.

SEO YouTube adalah ukuran pengoptimalan video yang Anda buat dan unggah di YouTube. Tujuan utama dari pengoptimalan ini adalah untuk membuat video lebih mudah diakses oleh publik. Dengan kata kunci tertentu, video bisa muncul di posisi teratas.

YouTube adalah mesin pencari seperti Google. Apa pun dalam database dapat ditemukan dengan kata kunci tertentu. Karena konsep ini mirip dengan SEO website, video juga membutuhkan optimasi seperti pemberian kata kunci, tag, atau lainnya.

Jika Anda dapat mengoptimalkan video dengan menerapkan teknik SEO, video dapat lebih mudah ditemukan di dalam platform. Selain itu, video juga dapat muncul dalam pencarian di YouTube karena platform ini juga dimiliki oleh Google. Informasi lebih lanjut tentang pedoman SEO YouTube dapat ditemukan di ulasan berikutnya.

7 Langkah Optimasi SEO YouTube

Ada beberapa langkah yang dapat Anda ambil untuk memaksimalkan SEO YouTube Anda. Langkahnya terdiri dari

  1. Riset Kata Kunci
  2. Buat Video Kualitas Terbaik
  3. Upload pada jam terbaik (prime time youtube)
  4. Optimasi Metadata
  5. Thumbnail
  6. Promosi Video
  7. Manfaatkan YouTube Analytics

1. Riset Kata Kunci

Dalam panduan SEO YouTube Anda juga mengetahui nama kata kunci atau kata kunci. Seperti halnya konten yang ada pada sebuah website, Anda menempatkan kata kunci dengan kepadatan tertentu mulai dari kata kunci utama, turunan, hingga sinonim atau LSI.

Kata kunci di YouTube menentukan posisi konten yang Anda buat. Misalnya kata kunci “cara membuat sambal”. Kata kunci ini tentu memiliki banyak persaingan. Mereka yang memiliki lebih banyak pemirsa dan pengikut yang lebih besar akan berada di atas.

Jika Anda ingin memaksimalkan konten video Anda yang telah atau akan dipublikasikan, lihat panduan riset kata kunci di bawah ini.

Temukan Kata Kunci Niche

Jika Anda ingin terjun ke dunia YouTube secara profesional, hal pertama yang harus dipikirkan adalah niche atau tema yang telah Anda kuasai. Misalkan Anda akan membuat niche dengan tema otomotif, kata kuncinya bisa seputar mobil, review, dan tes. Sebaliknya jika niche tentang pariwisata, kata kunci yang terkait dengan destinasi bisa diberikan.

Kata kunci ini penting untuk menarik banyak pemirsa baru jika halaman YouTube Anda relatif baru. Jika sudah lama dan memiliki basis penggemar yang besar, mengunggah satu video saja bisa menjadi tren. Namun, jika Anda masih pemula sebaiknya bekerja cerdas dengan memaksimalkan kata kunci.

Gunakan fitur seperti Google Trends untuk melihat jenis kata kunci yang Anda targetkan dan frasa turunannya. Dengan alat ini Anda akan tahu seberapa besar atau seberapa kuat persaingan. Kemudian Anda juga akan melihat berapa kali kata kunci tersebut dicari setiap bulannya. Dari kriteria ini Anda membuat konten terstruktur.

Menganalisis Tren Terbaru

Lihat tab tren di YouTube. Pada periode tertentu video nomor satu berikutnya memiliki tema yang sama. Misalnya ulasan tentang suatu kasus yang sedang bergejolak atau peristiwa yang menghebohkan. Dari situ Anda bisa melihat bahwa YouTube juga sedang tren dan dari tren itu Anda bisa mendulang banyak penonton.

Ada dua cara untuk melihat tren yang terjadi di YouTube. Yang pertama dari fitur pelengkapan otomatis di bidang pencarian. Kedua dengan langsung melihat tab trend dan bersamaan dengan melihat Google Trends. Terkadang apa yang menarik di media sosial dan juga mengetahui berita online juga dapat diambil.

Jadi, membuat video atau menyusun berbagai informasi dan gambar menjadi sebuah video bukanlah hal yang sembarangan. Anda mungkin dapat membuat tren Anda sendiri dari apa yang dibuat. Namun, Anda juga dapat memanfaatkan tren itu untuk meningkatkan audiens Anda dengan cepat.

Koleksi Kata Kunci di Google

Sekitar 20-40% lalu lintas yang datang ke YouTube berasal dari pencarian organik di Google. Karena porsi pencarian dari sana cukup besar, Anda juga disarankan untuk menyusun kata kunci yang banyak digunakan dan relevan dengan niche yang Anda kembangkan.

Dengan kata kunci yang tepat serta tambahan tren terkini, pengoptimalan dapat dilakukan dengan lebih mudah. Namun, konten asli tetap harus dibuat agar channel YouTube yang Anda buat tidak terkesan peniru atau sekadar meniru.

Pelajari cara melakukan riset kata kunci di artikel 9 Cara Melakukan Riset Kata Kunci

2. Buat Video dengan Kualitas Terbaik

Sama seperti Google, algoritme YouTube rumit dan sering berubah. Dengan kata kunci yang sama, video Anda bisa berada di berbagai halaman pencarian dan orang lain berada di urutan teratas daftar.

Dalam pencarian YouTube, video di atas adalah video yang dianggap paling relevan dengan kata kunci Anda atau relevan. Nah, sebelum melakukan optimasi apapun dimulai dengan riset kata kunci, ada baiknya mengetahui jenis-jenis video yang disukai YouTube sendiri, berikut selengkapnya.

2.1. Tingkatkan Kualitas Pengeditan
Kualitas editan juga menentukan apakah video akan mendapat peringkat tinggi atau malah tenggelam di bawah. Jika teknik edit video masih buruk, mendapatkan banyak penonton akan sulit kecuali konten di dalamnya menjadi viral dan banyak orang penasaran untuk melihatnya.

2.2. Pastikan Orisinalitas Video
Membuat konten orisinal itu penting meski sulit. Jika Anda menjiplak, YouTube akan mengetahuinya. Apalagi jika ada konten video atau musik yang memiliki hak cipta. Platform dapat diturunkan secara langsung atau tidak dapat dimonetisasi.

Jangan menggunakan cara instan. Lebih baik membuat konten asli yang berkualitas. Selama optimasinya bagus dan Anda pandai menerapkan langkah-langkah SEO YouTube lainnya, video akan mendapatkan banyak tampilan.

2.3. Perhatikan Durasinya
Durasi video menentukan mudah tidaknya konten terindeks dengan kata kunci tertentu. Beberapa orang yang memonetisasi selalu membuat video berdurasi lebih dari 5 menit. Video dong

Durasi ini juga memiliki syarat untuk dimonetisasi, seperti munculnya Adsense.

2.4. Buat Thumbnail yang Menarik
Kemasan video harus menarik dan pas bagi siapa saja yang kebetulan penasaran. Paket ini termasuk thumbnail pada video. Jangan mengunggah video dan kemudian melepaskannya tanpa bagian ini. Klik byte dalam kata-kata atau hal-hal menarik dari video dapat dimasukkan dalam bagian ini.

2.5. Pertimbangkan Appetite’s Appetite
Video berkualitas diperlukan untuk membuat banyak orang menyukai dan akhirnya ingin berbagi atau menonton berkali-kali. Semakin banyak video yang dilihat oleh pengguna YouTube, semakin baik indeks video tersebut. Dengan kata kunci yang sama, video akan dengan mudah muncul di halaman pertama pencarian YouTube.

Semakin besar jumlah subscriber yang Anda miliki, semakin besar pula peluang untuk tampil di urutan teratas. Selain mengelola video Anda, awasi pemirsa Anda agar mereka lebih setia dan akan terus kembali setiap kali ada konten baru.

3. Pengoptimalan Metadata
Pada pembahasan sebelumnya anda mengatakan banyak kata kunci atau kata kunci. Namun, Anda belum tahu di mana kata kunci tersebut harus ditempatkan. Harus di video atau di deskripsi, caption, tag, atau sejenisnya.

Di bagian ini Anda akan membahas bagaimana optimasi SEO YouTube dilakukan dan di mana kata kunci ditempatkan. Berikut ulasan lengkapnya

3.1. Tempel Kata Kunci di Judul
Aturan judul dan kata kunci juga berlaku untuk video yang diunggah ke YouTube. Anda harus membuat judul yang mengandung kata kunci, turunannya, atau sinonimnya. Kata kunci dalam judul akan digunakan sebagai umpan saat melakukan pencarian. Semakin relevan judul dengan kata kunci, semakin besar kemungkinannya akan muncul di halaman pertama.

Bila memungkinkan kata kunci berada di depan beberapa karakter. Umumnya ada batas sekitar 60 karakter. Jika lebih dari itu, judul akan otomatis terpotong di hasil pencarian YouTube. Hal ini tentu akan sangat disayangkan, apalagi jika kontennya memang berkualitas.

Selanjutnya, coba cari judul yang mengandung kata kunci yang relevan dengan konten video. Jika tidak relevan dan hanya bermain-main dengan klik byte, ada kemungkinan video Anda akan diunduh atau mendapatkan laporan. Sekalipun ada byte klik, usahakan tetap relevan dengan konten yang disajikan.

3.2. Pengoptimalan Deskripsi Video
Selain judul, kata kunci yang ditargetkan juga harus muncul dalam deskripsi. Apa pun yang terjadi, jangan biarkan kolom deskripsi hingga 1.000 karakter kosong. Berikan deskripsi sesuai dengan video atau masukkan CTA (call to action) atau undangan.

Dalam membuat deskripsi, coba sertakan kata kunci yang Anda targetkan dalam 100 karakter pertama atau 2-3 baris pertama. Bagian tersebut akan muncul di video sebelum penonton mengklik teks “Show more”. Coba kata kunci, CTA, atau hal penting lainnya di bagian itu.

Beberapa orang juga memberikan transkrip kata-kata yang muncul dari video tersebut. Dari sana Anda juga dapat memasukkan kata kunci yang sesuai. Lakukan dengan benar dan hati-hati dan jangan sampai kata kunci yang dibidik asin atau salah ketik.

3.3. Masukkan Tag yang Benar

Sumber gambar: backlink.io
Kata kunci tidak hanya dicantumkan pada deskripsi tetapi juga pada judul. Optimasi in-machine juga harus dilakukan. Anda juga harus memasukkan kata kunci yang cocok dengan video dan kata kunci terkait lainnya di tag. Tag membantu Google dan YouTube memahami konteks video Anda. Jika keyword dimaksimalkan pada kedua hal tersebut, maka optimasi dapat berjalan dengan lancar.

3.4. Berikan Hashtag yang Sesuai
Selain tag yang tidak terlihat dari luar, Anda juga harus memasukkan tag atau hashtag yang sesuai. Hashtag ini muncul di bagian atas judul dalam bentuk hashtag diikuti dengan berbagai kata yang sesuai. Saat tag diklik, YouTube akan menampilkan video dengan tag serupa sehingga pencarian lebih spesifik.

3.5. Buat Thumbnail yang Sesuai dengan Konten Video
Teknologi dari Google dan turunannya, termasuk YouTube, sudah sangat maju dan bisa mengenali objek seperti tulisan di gambar. Oleh karena itu Anda disarankan untuk memasukkan kata kunci atau yang terkait di thumbnail. Letakkan secara proporsional dan jangan berlebihan.

4. Promosikan Video
Setelah melakukan berbagai metode SEO YouTube di atas, apakah tugas ini sudah selesai? Jawabannya tentu saja tidak. Ada banyak hal yang harus dilakukan untuk menarik lebih banyak pemirsa video. Cara itu dilakukan dengan melakukan promosi. Berikut adalah beberapa cara yang tepat untuk mempromosikan video Anda.

4.1. Gunakan Media Sosial yang Tepat
Media sosial memiliki peran yang cukup penting untuk melakukan content marketing dalam bentuk apapun termasuk video. Anda cukup membagikan ke media sosial yang Anda miliki seperti Twitter atau Instagram.

Berikan tautan dan cuplikan video yang berisi ringkasan atau bagian yang mungkin membuat orang penasaran. Dengan melakukan itu mereka akan tertarik untuk melakukan klik. Cara ini cukup efektif meski tidak sepenting pencarian organik di YouTube itu sendiri,

4.2. Buat Komunitas
Jika saluran atau channel yang Anda miliki besar dan memiliki basis penggemar yang besar, ada baiknya untuk mulai berkomunikasi. Bisa reply di kolom komentar atau kalau punya like cukup banyak sebagai tanda interaksi.

4.3. Iklankan Video Anda
Jika video yang dibuat digunakan untuk kampanye produk dengan dana besar, tentu saja postingan saja tidak cukup. Karena tujuannya adalah untuk mendapatkan banyak jangkauan, iklan dapat diterapkan. Anda dapat mempromosikan video Anda melalui layanan periklanan Google AdSense. Dengan Google AdSense, Anda dapat menentukan di mana iklan Anda akan ditampilkan, salah satunya adalah YouTube.

5. Evaluasi Video YouTube Anda
Setelah melakukan keempat langkah di atas, ada satu langkah lagi yang tidak kalah penting yaitu evaluasi. Anda perlu mengevaluasi semua video yang telah Anda rilis.

Bagaimana cara mengevaluasi video YouTube di saluran Anda?

Jangan khawatir, YouTube sudah menyediakan alat analisis. Cukup buka YouTube Studio Anda dan arahkan kursor ke kiri dan klik Analytics. Anda akan menemukan gambar seperti ini

Di sana Anda akan mendapatkan data analitik untuk semua video Anda. Dari jumlah penayangan, waktu menonton, jumlah pelanggan, jangkauan setiap video, hingga keterlibatan setiap video.

Dengan data ini, Anda dapat menganalisis apa yang perlu ditingkatkan dalam pembuatan video mendatang. Jadi Anda tidak berencana membuat video hanya berdasarkan asumsi, tetapi juga berdasarkan data dari video sebelumnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan