3 Tips Dirikan Perusahaan Startup Sukses ala Pendiri JNE

28

Tips Dirikan Perusahaan Startup Sukses ala Pendiri JNE, Bercita-cita untuk memasuki dunia bisnis dan mendirikan perusahaan memulai berbasis teknologi? Betapa tidak, bisnis ini dianggap cukup menjanjikan di masa depan. Khusus untuk milenium.

Tetapi, jangan salah kamu tahu, tidak sedikit dari startup ini juga gagal di tengah jalan. Alih-alih menjadi sukses dan mendapatkan dana, mereka malah kekurangan biaya operasional.

Dari laman MoneySmart, Djohari Zein Presiden Komisaris PT Tiki Jalur Nugraha Ekakurir (JNE), yang kini sibuk di dunia memulai.

Tips Dirikan Perusahaan Startup Sukses

Djohari yang mendirikan perusahaan modal ventura bernama Global Basket Mulia Investama (GBMI) menjelaskan beberapa tips efektif untuk Anda yang berniat mendirikan perusahaan memulai sampai mendapat investor. Tentu saja investornya dari GBMI.

Anda ingin tahu caranya? Selanjutnya, ulasannya:

#1. Ide kami harus menjadi solusi

memulai perusahaan
Djohari Zein, Presiden Komisaris PT JNE memberikan tips untuk mendirikan perusahaan startup (MoneySmart / Okky Budi)

Pertama, tentu saja sebagai pribadi pendiri kita harus punya ide dulu. Jika tidak ada ide, tentu akan sulit bagi Anda untuk menentukan bisnis apa yang ingin Anda mulai nanti.

Namun, ide bisnis juga harus menjadi solusi bagi seluruh komunitas. Intinya, kami ingin mencapai kapan pun kami benar-benar tidak bisa memberikan solusi sehingga produk kami tidak akan laku.

Ketika Djohari Zein ingin mendirikan JNE, ia mengusulkan ide bisnis ke almarhum Soeprapto Suparno. Djohari yang pernah bekerja di perusahaan logistik TNT menawarkan Soeprapto untuk mendirikan perusahaan logistik yang bisa mengirim ke luar negeri.

Ide bisnis ini tentu saja dapat membuat perusahaan yang berada di bawah naungan TIKI menjadi tuan rumah di negaranya sendiri.

#2. Harus menjadi orang yang dipercaya

perusahaan starttup
Djohari Zein, Presiden Komisaris PT JNE memberikan tips untuk mendirikan perusahaan startup, foto: MoneySmart 

Bangun perusahaan memulai tidak sama dengan mendirikan toko kelontong. Dan, bisnisnya tidak seperti menjual on line di tempat e-commerce terlalu.

Bisnis di bidang teknologi memang penuh dengan hal-hal yang sedang on line. Tetapi kompleksitasnya mirip dengan bisnis offline. Apalagi ketika menyangkut pendanaan.

“Kita harus terbiasa memiliki karakter yang dapat dipercaya,sehingga ide-ide kita dapat diberitahukan kepada investor yang memiliki dana dan belum memiliki ide.,“Kata Djohari Zein.

“Sekarang dengan gagasan yang” tepercaya “, modal mengalir dengan sendirinya. Sehingga bisa dieksekusi menjadi bisnis,” dia melanjutkan.

Ketika investor yakin dengan ide Anda, maka masalah modal tidak sulit.

#3. Jangan fokus pada produk

memulai perusahaan
Djohari Zein, Presiden Komisaris PT JNE memberikan tips untuk mendirikan perusahaan startup (MoneySmart / Okky Budi)

Bangun perusahaan memulai akan memakan banyak waktu Anda. Dan percayalah, Anda tidak bisa jika Anda hanya fokus pada produk.

Ada begitu banyak hal buruk yang harus diurus pendiri. Alam silahkan, Anda adalah pendiri perusahaan.

“Jangan hanya berkonsentrasi pada produk, aspek lain harus diperhatikan, seperti hukum (pajak), pajak (pajak), dan sumber daya manusia (kepercayaan),” tambahnya.

Dalam hal ini, Djohari juga mengungkapkan, GBMI memang sangat terbuka untuk membantu startup berurusan dengan masalah. Secara alami, perusahaan modal ini didirikan langsung oleh pendiri JNE yang berpengalaman dalam hal ini.

Namun, tentu saja, GBMI tidak akan menentukan secara acak memulai yang didanai. Pastikan saja, sebelum Anda maju, produk itu dari memulai-Anda harus bisa menjadi solusi komunitas.

Itulah tiga kunci sukses membangun perusahaan memulai berbasis teknologi dan cara mendapatkan investor. Meskipun ketiga hal ini tidak mudah untuk diterapkan, harus dicoba jika Anda ingin berhasil mendirikan perusahaan memulai.

Baca Lainya:   Pinterest to Adsense, Cara Mendapatkan Trafik Blog Dari Pinterest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.