Jenis Server dan Fungsinya, Untuk Apa Punya Server?

0
23
jenis server dan fungsinya
jenis server dan fungsinya, foto via wccftech.com

Jenis Server dan Fungsinya: Era digital saat ini server menjadi kebutuhan yang sangat penting baik bagi bisnis atau pribadi. Sebenarnya secara tidak sadar kita memiliki server pribadi, lho!. Walaupun kita tidak punya website simak saja penjelasan tentang jenisa server dan fungsinya sampai selesai.

Apa Itu Server ?

Server adalah sebuah sistem komputer yang menyediakan jenis layanan (service) tertentu dalam sebuah jaringan komputer.

Server didukung prosesor yang bersifat scalable dan RAM yang besar, dilengkapi dengan sistem operasi khusus sebagai sistem operasi jaringan (network operating system).

Server juga menjalankan software (perangkat lunak) administratif guna mengontrol akses pada jaringan dan sumber daya di dalamnya, seperti halnya berkas atau printer, dan memberikan akses kepada workstation client pada jaringan.

jenis-jenis server
jenis-jenis server,img via blogspot.com

Jenis-jenis Server

1. SSH Server (Secure Shell)

Aplikasi server yang digunakan untuk meremote server untuk eksekusi program. Dengan kata lain SSH berfungsi untuk menghubungkan komputer kita dengan server.

2. DNS (Domain Name Server)

Aplikasi layanan internet yang menterjemahkan domain name ke IP address dari FQDN (Fany Qualified Domain Name).

3. WEB Server

Perangkat lunak server berfungsi sebagai penerima permintaan HTTP (Hyper Text Transfer Protocol) dari client, dikenal dengan web browser dan mengirimkan kembali hasilnya dalam bentuk dokumen web (html).

4. DHCP Server (Dynamic Host Configuration Protocol)

Protocol berbasis arsitektur client dan server yang digunakan untuk mempermudah pengalokasian IP address pada jaringan.

5. Mail Server

Program yang berfugsi mendistribusikan file dan informasi sebagai respons atas permintaan yang dikirim via email, juga pada bitnet untuk layanan seperti FTP (File Transfer Protocol).

6. Proxy Server

Teknik untuk akses internet secara bersama-sama pada beberapa komputer sekaligus dalam jaringan LAN (Local Area Network) melalui sebuah modem atau saluran komunikasi. Fungsi proxy server yakni guna menyimpan riwayat akses (cache) laman web dan security atau blocking untuk web/situs tertentu.

7. Samba Server

Sebagai jembatan (gateway) untuk menghubungkan dua sistem operasi yang berbeda digunakan untuk transfer data.

8. FTP Server

Untuk sharing file pada jaringan server atau client yang support TCP/IP,Fungsi FTP server yakni sharing data,menyediakan layanan mdirect atau implicit remote PC,menyediakan tempat bagi user,dan menyediakan transfer data reliable dan efisien.

Perbedaan Hosting Biasa dengan Memiliki Server Sendiri

Kali ini kita akan bahas seputar Networking yaitu Apa Perbedaan Shared Hosting, VPS, dan Dedicated Server?. Ok, bagi yang punya pertanyaan yang sama, saya akan bahas perbedaannya apa saja.

Sebelumnya, saya asumsikan teman-teman minimal memiliki salah satu dari sekumpulan pertanyaan di bawah ini.

jenis proxy server
Diagram proxy server

Perbedaan hosting, VPS, dan dedicated server?

Saya punya web yang ingin dipublish di internet, bagusnya pakai shared hosting, VPS, atau dedicated server?

Saya pengen pasang project non-web saya di internet, harus pakai shared hosting, VPS, atau dedicated server?

Tugas utama server adalah melayani komputer client, dan di bagi menjadi beberapa fungsi sesuai dengan jenis server, berikut penjelasannya

1. Server Aplikasi

Server yang digunakan untuk menyimpan berbagai macam aplikasi yang dapat diakses oleh client.

2. Server Data

Server jenis ini di gunakan untuk menyimpan berbagai data , baik data yang belum diolah ataupun data yang sudah diolah menjadi informasi. data ini dapat di akses oleh client dengna bantuan aplikasi yang ada di server.

3. Server Proxy

Sedangkan Server proxy berfungsi untuk mengatur lalu lintas di jaringan melalui pengaturan proxy. Orang awam lebih mengenal proxy server untuk mengkoneksikan komputer client ke Internet.

Jenis Server dan Fungsinya

Server merupakan sebuah sistem komputer yang menyediakan jenis layanan tertentu dalam sebuah jaringan komputer. Server ini didukung dengan prosessor yang bersifat scalable dan RAM yang besar,dan juga dilengkapi dengan sistem operasi khusus, yang disebut sebagai sistem operasi jaringan.

Server ini juga menjalankan perangkat lunak administratif yang mengontrol akses terhadap jaringan dan sumber daya yang terdapat di dalamnya.

Perbedaan WebHosting, VPS, dan Dedicated Server

Kesempatan ini kita akan ulas tentang Networking yakni Apa Perbedaan Shared Hosting, VPS, serta Dedicated Server?.

Apa sich perbedaannya hosting, VPS, serta dedicated server?

Aku memiliki situs yang ingin diterbitkan di internet, bagusnya gunakan shared hosting, VPS, atau dedicated server?

Aku ingin pasang proyek non-web aku di internet, harus gunakan shared hosting, VPS, atau dedicated server?

Jenis Server Shared Hosting

Shared hosting biasa disebut hosting atau web hosting ialah satu infrastruktur server dengan membagi-bagi satu server jadi bagian-bagian. Beberapa bagian ini mempunyai ukuran serta detail yang sama, misalnya OS, RAM, HDD, dan lain-lain sesuai detail server yang dipakai.

Perbedaanya yakni limit dari account shared hosting yang dipunyai. Account Shared Hosting dengan limit storage 5GB bisa disimpan di satu server dengan Account Shared hosting dengan limit storage 10GB. Pokoknya, 1 server biasa digunakan untuk banyak account hosting.

Yang penting dilihat dari shared hosting ialah kita tidak mempunyai banyak hak akses ke server serta banyak beberapa batasan seperti bandwidth, file manajer, ssh, dan lain-lain.

Kekurangan yang lain ialah bila account shared hosting lain yang satu server dengan kita salah gunakan server seperti rakus dalam memakai resource, karena itu kita akan terkena mengakibatkan, seperti hidup seorang mahasiswa ngekost, bila kamar selain kita bising, pasti kita akan terusik, ditambah lagi kost itu sama dengan mempunyai tembok yang relatif setebal.

Tetapi keunggulannya dari shared hosting ialah harga relatif murah serta sederhana dipakai untuk orang pemula yang tidak paham banyak mengenai tehnologi.

Jenis Server Virtual Private Server (VPS)

Jika Shared Hosting tadi berbicara seputar mahasiswa ngekost, VPS atau Virtual Private Server dapat diibaratkan seperti apartemen. Rasanya seperti rumah sendiri, namun kamu masih ke gedung orang lain.

Juga VPS, kamu seolah-olah punya sebuah server secara software, namun secara hardware kamu masih menumpang di server yang dipakai bersama-sama.

Kekurangannya adalah kamu perlu skill lanjutan mengenai ini, karena VPS sebenarnya bukan mainan untuk orang awam, kecuali kamu sedang dalam proses belajar server.

Kekurangan lainnya adalah kamu perlu merakit sendiri software yang kamu miliki sebelum deploy project/web yang kamu milliki tidak seperti shared hosting yang klik klik langsung jadi sebuah web dengan auto installer. Namun jika kamu terbiasa dengan Server OS seperti Ubuntu LTS atau CentOS, kamu tidak akan mengalami kesulitan disini.

Kelebihannya adalah kamu memiliki hak akses lebih dibanding shared hosting, kamu bebas rancang bangun software yang kamu butuhkan untuk project/web yang kamu miliki.

Taruhlah kamu ingin membuat sebuah game server, kamu dapat menaruhnya di VPS. Kelebihan lainnya adalah VPS menjadi alternative menengah antara Shared Hosting dengan Dedicated Server yang memiliki harga lebih mahal dan kompleksitas yang lebih tinggi.

Jenis Server Dedicated

Nah kalau yang ini, kamu diibaratkan memiliki bangunan sendiri baik itu kecil, sedang, ataupun besar. Bangunan ini bisa berukuran gubuk, rumah, gedung, atau apapun dan yang lebih keren lagi adalah kamu yang memilikinya.

Juga dedicated server, kamu owner dari server yang kamu miliki baik itu secara software atau hardware. Kamu dapat bongkar pasang software yang ingin kamu gunakan, dan jika hardwarenya dirasa kurang cukup memuaskan, kamu dapat bongkar pasang hardwarenya juga.

Kekurangannya adalah harganya yang relatif lebih mahal dibanding VPS dan Shared Hosting. Disamping harga, kompleksitasnya juga lumayan rumit karena kamu harus melakukan konfigurasi software dan hardware sendiri (tetapi sekarang banyak sekali jasa yang menawarkan hal ini dengan biaya murah). Kekurangan lainnya adalah kamu harus paham teknologi server, jangan sampai asal bongkar pasang nantinya malah Hardware Failure.

Kelebihannya, kamu memiliki akses tidak terbatas ke server yang kamu miliki. Jika kamu memiliki project berbasis internet dan melibatkan kekuatan hardware, kamu dapat mengujinya disini. Misalkan kamu perlu melakukan DDoS attack besar-besaran (jangan dicoba jika tidak paham) atau membuat sebuah MMORPG server untuk game yang kamu punya. Atau bisa juga digunakan untuk kepentingan akademis seperti Machine Learning atau Big Data.

Kesimpulan & FAQ Jenis Server dan Fungsinya

Intinya, semakin tinggi tingkatannya maka semakin banyak fitur yang bisa didapatkan. Ok, saya akan jawab beberapa pertanyaan selanjutnya diatas tadi.

Jika kamu punya sebuah website dan tidak memiliki dependency teknologi yang signifikan misalnya seperti HTML + CSS + JS biasa atau PHP atau WordPress atau CMS lain, kamu dapat menggunakan Shared Hosting. Tetapi selalu perhatikan tech stack yang dibutuhkan! Jangan sampai kamu ingin memasang Laravel di sebuah Shared Hosting, namun Shared Hosting tersebut tidak mendukung Laravel, bisa jadi kacau dan yang ada malah protes ke Customer Service karena kesalahan sendiri. Alangkah baiknya kamu mengkonsultasikannya terlebih dahulu dengan pihak penyedia Shared Hosting tersebut.

Jika kamu punya project internet lainnya tetapi bukan berbasis web, ataupun berbasis web namun dependency technology nya rumit, misal menggunakan Node.JS, Docker, dll kamu disarankan menggunakan VPS, kamu tidak perlu memikirkan segi hardware namun cukup bermain di sisi software.

editor: buya sorta | sumber: Jenis Server dan fungsinya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.