Aplikasi Khusus Ibu Hamil, Bantu Bumil Panau Pekembangan Janin

0
42

Aplikasi Khusus Ibu Hamil, Sehati TeleCTG, perusahaan pengembangan kesehatan berbasiskan tehnologi, coba wujudkan pemerataan service kesehatan buat ibu hamil di Indonesia melalui aplikasi Ibu Sehati.

Kita Waluyo Sapardan, Co Founder serta Chief Operating Officer Sehati TeleCTG, menerangkan jika Sehati TeleCTG diinspirasi oleh pengalaman, pemikiran dan perjalanan hidupnya dengan sang suami.

“Aku serta suami meniti usaha untuk wujudkan pemerataan service kesehatan buat wanita serta anak lewat info serta edukasi. Menjadi langkah awal kami fokus pada utamanya 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Lewat aplikasi Sehati serta alat kesehatan berbasiskan telemedicine, TeleCTG, aku ingin wujudkan mimpi untuk bangun generasi Indonesia yang lebih baik,” tuturnya yang dimuat laman detikINET.

Data Profile kesehatan Indonesia tahun 2017 menyebutkan diprediksikan ada seputar ada 5,3 juta ibu hamil di Indonesia. Tetapi cuma ada 6.387 dokter spesialis kandungan yang mengatasi serta 60%-nya ada di Pulau Jawa.

Selain itu dari data Profile Kesehatan Indonesia tahun 2017, pada tahun 2015 ada 305 angka kematian ibu (AKI) dalam 100.000 kehamilan serta 23 angka kematian bayi (AKB) untuk tiap-tiap 1000 kelahiran. Bukti berikut yang menggerakkan hadirnya Sehati TeleCTG di Indonesia lewat aplikasi Ibu Sehati.

“Aplikasi Ibu Sehati ialah aplikasi pandai sebagai pendamping setia beberapa ibu hamil pada saat kehamilannya. Dari aplikasi ini, ibu hamil akan memperoleh panduan kehamilan mingguan, membuat agenda kunjungan ke dokter serta laboratorium, dan mencatat data kesehatan serta non-kesehatan di jurnal elektronik,” tutur Kita.

Aplikasi Sehati TeleCTG mempunyai ekosistem mandiri yang dikerjakan dengan simultan lewat aplikasi Bidan Sehati. Aplikasi yang ditujukan buat Bidan menolong menjalankan pekerjaan mereka lewat input data yang gampang, seperti buku KIA (Kesehatan Ibu serta Anak) yang telah terdigitalisasi, hingga memudahkan pekerjaan administrasi Bidan.

Beberapa feature dalam aplikasi Bidan Sehati mempermudah usaha mencegah kesakitan serta kematian ibu serta bayi lewat deteksi awal unsur resiko tinggi pada ibu hamil serta akses ke alat medis TeleCTG. Alat medis ini sangat mungkin Bidan untuk memonitor kesejahteraan janin serta berkonsultasi jarak jauh dengan dokter spesialis di Consultation Center.

Kita pula memberikan tentang program komune Bidan Sehati, yakni komune berbasiskan online pertama untuk tingkatkan quality of life bidan lewat rangkaian program terpadu yang mencakup tiga segi yakni pemberdayaan, penambahan kompetensi profesi serta penambahan potensi pendukung bidan.

Satu diantara langkah riil yang dikerjakan oleh Bidan Sehati ialah program kelas online untuk terwujudnya bidan yang berkualitas. Basic hukum kelas online ini ialah Ketentuan Menteri Kesehatan RI No 46 tahun 2017 mengenai taktik e-kesehatan nasional.