Apakah Situs WordPress Mudah Diretas? Ini faktanya..

Situs yang diretas mungkin menjadi ketakutan terbesar Anda saat mencoba membuat situs web. Apalagi bagi Anda yang ingin membuat website WordPress yang konon memiliki banyak kasus keamanan.

Bahkan menurut statistik, 1 dari 6 website WordPress memiliki keamanan yang rentan lho (WP Hacked, 2022).

Pertanyaannya adalah, apakah situs WordPress benar-benar mudah diretas? Atau, ada fakta lain?

Daripada penasaran, yuk cari artikel ini secara menyeluruh dan temukan jawabannya!

Apakah WordPress Rentan terhadap Peretasan?

Tak perlu dikatakan, situs web WordPress memang menjadi target utama para peretas. Dengan jumlah pengguna WordPress yang menguasai 43% market alias sekitar 455 juta situs, para hacker punya banyak motivasi untuk membajak website.

Di sisi lain, celah keamanan situs WordPress bisa datang dari mana saja. Sebagai gambaran, mari kita lihat berbagai masalah keamanan website ini:

Contoh berbagai masalah keamanan website

Sumber; Dapatkan Astra

Kira-kira, inilah alasan utama yang sering membuat WordPress diretas:

  • plugin. Entah plugin tersebut tidak pernah diperbarui, atau pemilik situs web menggunakan plugin WordPress yang mengandung malware;
  • Kasaryaitu upaya untuk meretas akun website melalui halaman login, dengan menebak username dan password yang digunakan;
  • Inti WordPress. Banyak pengguna menggunakan versi lama dari inti WordPress yang teknologi keamanannya sudah ketinggalan zaman;
  • Hosting. Hosting WordPress yang digunakan tidak memiliki sistem keamanan yang mumpuni sehingga menciptakan celah pada website.

Dari berbagai penyebab tersebut, mayoritas website WordPress yang diretas berasal dari plugin. Dan faktanya, 55% situs WordPress yang telah diretas memiliki plugin, tema, dan CMS yang tidak diperbaruilho (Astra IT, 2022).

Jadi, WordPress memang memiliki celah untuk diretas. Dan kebetulan banyak perusahaan besar hingga kecil menggunakan CMS ini. Jadi, peretas juga melihat situs web WordPress sebagai target empuk.

Sayangnya, 43% dari serangan dunia maya membidik usaha kecildan hanya 14% pemilik bisnis yang siap menghadapinya (Patchstack, 2022).

Nah, sistem keamanan WordPress sendiri sebenarnya sudah oke, bukan?

Jangan takut, mari kita lihat perbandingan sistem keamanan WordPress dengan platform CMS lainnya.

Seberapa Amankah WordPress Dibandingkan Platform Lain?

Tidak hanya WordPress, CMS lain juga sebenarnya memiliki ancaman keamanan yang tinggi. Di masa lalu, sekitar satu juta situs web Drupal terancam diretas karena versi CMS yang cacat.

Demikian pula Joomla yang ancaman keamanannya sering kali datang dari masalah XSS dan injeksi SQL dari intinya.

Dengan kata lain, tidak ada CMS atau situs web yang 100% aman. Meski begitu, setiap penyedia CMS harus memperketat perlindungannya semaksimal mungkin.

Nah, sekarang mari kita lihat perbandingan keunggulan fitur keamanan CMS WordPress dibandingkan platform lain.

Fitur Keamanan Unggulan WordPress vs CMS Lainnya

WordPress weebly drupal Joomla
– Plugin keamanan gratis -SSL otomatis -Sistem enkripsi kata sandi (pengacakan) berkelanjutan – Fitur otentikasi dua langkah
– Inti WordPress diperbarui secara berkala – Fitur keamanan berbasis kata sandi – Deteksi Brute Force – Ekstensi keamanan gratis
– Keamanan aplikasi web dijamin oleh komunitas OWSP – Mitigasi Serangan DDoS

Dibandingkan CMS lainnya, WordPress sebenarnya memiliki proteksi yang cukup oke. Bahkan, Anda juga dapat memodifikasi keamanan situs agar lebih sesuai dengan kebutuhan Anda. Nah di bagian selanjutnya akan kami bocorkan rahasianya agar potensi WordPress untuk diretas semakin kecil.

Bagaimana Membuat Situs WordPress Anda Sulit Ditembus Peretas?

Sebenarnya ada banyak cara untuk mengamankan situs WordPress. Tapi, disini kami hanya akan menjelaskan yang paling penting dan mudah untuk diterapkan:

1. Instal Plugin Keamanan WordPress

Jika Anda masih asing dengan keamanan WordPress, cara termudah untuk memperketat perlindungan situs adalah dengan memasang plugin keamanan.

Bukan sembarang plugin keamanan, kami sarankan Anda menginstal ini:

  • Keamanan iThemes: mendeteksi plugin berbahaya, perangkat lunak usang, bahkan kata sandi yang lemah;
  • Keamanan Pagar Kata: menyediakan firewall, pemantauan situs web waktu nyata, pemindaian plugin, dll.;
  • SecuPress Gratis: memberikan peringatan keamanan, mendeteksi tema dan plugin berbahaya, dan melaporkan keamanan.

Selain plugin keamanan di atas, masih banyak plugin keamanan WordPress terbaik dan gratis lainnya yang bisa Anda coba.

2. Perbarui Plugin, Tema, dan Versi WordPress secara Teratur

Tidak hanya kendaraan yang perlu perawatan, WordPress dan komponennya juga perlu diperbarui. Dengan memperbarui plugin, tema, dan versi WordPress, Anda mendapatkan sistem keamanan yang lebih mutakhir.

Mengapa Anda harus menggunakan sistem keamanan yang lebih canggih? Sederhananya, peretas selalu meningkatkan keterampilan kejahatan dunia maya mereka. Karena itu, plugin, tema, dan WordPress rajin merilis versi baru agar teknologinya tidak kalah dengan keterampilan peretas.

3. Pilih Plugin yang Rajin Update Sistem Keamanannya

Pembaruan plugin itu penting, tetapi bagaimana jika penyedia plugin tidak pernah merilis versi baru?

Ini bisa menjadi sinyal dari plugin yang rentan keamanan. Sebab, teknologi keamanannya tidak pernah diperbarui atau bahkan sudah tidak kompatibel lagi dengan versi inti WordPress.

Pilih Plugin yang Rajin Update Sistem Keamanannya

Nah, untuk mengetahui apakah plugin tersebut aman atau tidak, silahkan cek terlebih dahulu profil pengembangnya, lihat rating pluginnya, dan masih banyak lagi cara yang bisa kamu dapatkan di artikel ini -> Unsafe WordPress Plugins.

4. Singkirkan Plugin dan Tema yang Tidak Digunakan

Plugin dan tema situs web yang tidak digunakan adalah pintu gerbang bagi penjahat dunia maya. Mengapa?

Karena, kecil kemungkinan Anda akan memperbarui plugin dan tema yang tidak digunakan. Padahal, mau dipakai atau tidak, plugin dan tema yang tidak diperbarui memiliki celah keamanan yang sangat besar.

Selain celah keamanan yang besar, plugin dan tema yang tidak digunakan bahkan akan memperburuk kinerja website Anda. Ini seperti menyimpan terlalu banyak pakaian di lemari, ingin mengambil pakaian yang Anda butuhkan lebih sulit bukan?

Gambar

5. Selalu Cadangkan Data Situs Web

Mencadangkan data adalah penyelamat Anda. Terutama ketika situs WordPress Anda diretas. Dengan menyimpan cadangan data Anda, Anda dapat memulihkan data yang hilang karena serangan peretas.

Tapi, bagaimana Anda membuat cadangan situs web?

Selain menggunakan plugin backup seperti BackupBuddy, Duplicator, dll, fitur backup data juga terkadang disediakan oleh penyedia hosting Anda. Jadi, Anda lebih praktis dalam mengelola keamanan website dan tidak perlu mengeluarkan biaya tambahan.

Untuk lebih jelasnya akan kita bahas pada poin selanjutnya.

6. Pilih Penyedia Hosting yang Aman

WordPress aman, tetapi penyedia hosting yang tepat akan membuat situs WordPress Anda jauh lebih aman. Ibarat punya rumah, meski dikunci tetap lebih aman jika dijaga oleh satpam yang berpengalaman.

Itu sebabnya, memilih penyedia hosting yang salah akan membawa bencana ke situs web Anda. Masalah keamanan bisa datang berbondong-bondong dan mengakibatkan Anda kehilangan banyak uang, data berharga, dan bahkan kepercayaan pengunjung Anda.

Oleh karena itu, pastikan provider Anda menyediakan hosting untuk WordPress dengan spek keamanan minimal seperti ini:

  • Menyediakan fitur pembaruan otomatis untuk plugin, tema, dan inti WordPress;
  • Antisipasi serangan brute force dengan Perlindungan DDoS dan malware;
  • Singkirkan itu serangan spam di kotak masuk email yang sering menjadi pintu gerbang bagi para peretas;
  • memasok fitur keamanan ekstra untuk keamanan server yang lebih kuat;
  • Sedang mengerjakan pencadangan data otomatis untuk mengantisipasi kehilangan data akibat peretasan.

Website WordPress Tidak Mudah Diserang Hacker, Asalkan Anda….

Sekarang, Anda dapat menyimpulkan, situs WordPress sebenarnya tidak mudah diretas. SelamaApi Anda paham betul bagaimana menjaga dan meningkatkan keamanan WordPress.

Nah, ada banyak cara agar website WordPress tidak diretas. Tinggal pilih yang mana: manual alias jaga keamanan sendiri atau menggunakan trik yang lebih praktis.

Jika Anda menginginkan sesuatu yang lebih praktis, salah satu caranya adalah dengan menggunakan hosting tersebut WordPress Niagahoster sederhana.

Simple WordPress adalah layanan hosting yang berfokus untuk memfasilitasi manajemen WordPress.

Di WordPress Sederhana, Anda akan mendapatkan dasbor khusus, di mana hampir semua pengelolaan situs web dapat dikelola dari sini. Baik untuk melihat analisis situs web, membuat situs web palsu, termasuk manajemen keamanan.

Kira-kira, berikut adalah fitur keamanan Simple WordPress:

  • Pemantauan server untuk 24/7/365;
  • Perlindungan berlapis. Mulai dari Imunify360 untuk mencegah DDoS & malware, CloudLinux OS, hingga Premium DNS;
  • Versi inti Pembaruan Cerdas dari WordPress;
  • Perbarui otomatis tema dan plugin WordPress;
  • Cadangkan data situs web setiap hari;
  • Pemulihan peretasan untuk memulihkan situs WordPress yang diretas;
  • Dukungan teknis Dukungan pelanggan 24 jam.

Pembaruan Otomatis WordPress

Dengan berbagai fitur keamanan tersebut, Anda bisa lebih tenang dan santai saat merawat website WordPress Anda. Hanya dengan sekali klik, WordPress dan keamanannya dapat segera diperbarui.

Jadi bagaimana? Apakah Anda ingin memiliki situs web yang aman dan mudah dirawat?

Sumber: Niagahoster

Pos terkait

Tinggalkan Balasan