Apa itu Masking Domain – Apakah alamat website Anda panjang dan memiliki nama platform tambahan, seperti website.blogspot.com? jangan khawatir! Anda dapat mempersingkatnya dengan melakukan masking domain.
Tapi apa itu masking domain? Bagaimana cara melakukan masking domain?
Nah, artikel ini akan menjawab dua pertanyaan tersebut. Ini juga akan menjelaskan apa yang perlu Anda perhatikan jika Anda ingin melakukan pemblokiran domain. Jadi, tonton sampai habis ya!
Apa itu Masking Domain?
Penyembunyian domain adalah satu jenis mengalihkan atau tindakan mengarahkan pengunjung dari satu URL ke URL lainnya. Tidak seperti pengalihan normal, URL yang dihasilkan dari domain mask tidak akan berubah meskipun pengunjung berpindah ke halaman lain di situs web Anda.
Misalnya, jika URL halaman blog situs web Anda seharusnya websiteku.com/blogURL telah ditetapkan websiteku.com jika itu adalah hasil dari domain masking.
Setidaknya ada dua situasi di mana Anda membutuhkan domain masking, yaitu:
- Ubah alamat situs web gratis yang menunjukkan nama platform, seperti website saya.blogspot.com.
- Sembunyikan kode pelacakan atau kode rujukan afiliasi di URL, seperti websiteku.com/?affiliate=754.
Dengan menutup domain, Anda dapat mengubah dua contoh alamat situs web di atas menjadi websiteku.com hanya untuk terlihat lebih rapi.
Namun, penggunaan domain masking juga memiliki kelemahan yaitu URL semua halaman website Anda sama.
Itu menyebabkan dua masalah. Pertamapengunjung yang melihat bahwa URL tidak berubah mungkin menganggap situs web Anda tidak dapat dipercaya. Kedua, peringkat SEO website Anda akan buruk. Pasalnya, URL yang tidak sesuai dengan konten halaman website tidak bisa bersaing di hasil pencarian Google.
Untuk menghindari kedua hal tersebut, sebaiknya lakukan domain forwarding daripada domain masking.
Perbedaan antara Masking Domain dan Penerusan Domain
Penyamaran domain dan penerusan domain memiliki tujuan yang sama, yaitu untuk melakukan mengalihkan dari URL A ke URL B. Namun, hasil penerusan domain berbeda.
Jika Anda melakukan penerusan domain, URL berubah sesuai dengan halaman yang diakses pengunjung.
Jadi, domain forwarding tidak akan membuat pengunjung mempertanyakan kredibilitas website Anda. Selain itu, penerusan domain tidak mempersulit situs web untuk mendapat peringkat tinggi di pencarian Google.
Cara Menutupi Domain cPanel
Nah, jika masih ingin melakukan masking domain, berikut adalah cara masking domain di cPanel hosting:
1. Masuk ke cPanel
Akses cPanel dengan mengetikkan domain Anda diikuti dengan /cpanel. Sebagai contoh, domain.com/cpanel. Kemudian, masuk dengan nama pengguna dan kata sandi yang disediakan oleh penyedia hosting.

2. Buka Manajer File
Pada halaman cPanel utama, klik menu Manajer File.
Buka filenya public_html dan temukan filenya index.html.
Jika belum ada, buat dulu filenya dengan mengklik menu + Berkas di bagian atas Manajer File.
Ketik index.html di kolom nama file, lalu klik Buat File Baru.
3. Buka file index.html di Editor
Buka index.html di editor dengan klik kanan > Edit.
4. Tambahkan Kode Anonimisasi Domain
Silakan salin kode berikut di dalam index.html:
dengan domain yang ingin Anda gunakan untuk menutup domain.
Jika sudah, simpan file dengan mengklik Simpan perubahan di pojok kanan atas.
Jadi Anda telah berhasil menutup domain.
Anda Tahu Apa Itu Masking Domain, Benar?
Pemblokiran domain adalah cara untuk mengarahkan pengunjung situs web dari satu URL ke URL lainnya. Cara ini adalah solusi jika Anda ingin mengubah alamat situs web gratis atau menyembunyikan kode pelacakan atau rujukan di URL
Baca juga: cPanel Adalah Alat Yang Tepat Untuk Mengelola Web Hosting




